Suatu Kamis:
K: "Loohh, Mama kok nggak masuk kerja?"
M: "Mama lagi cuti Kak..."
K: "Cuti itu apa?"
M: "Ya nggak masuk kerja.. Mandi yuk, nanti Mama antar ke sekolah..."
K: "Aku juga pengin cuti sekolah nih.. sama kayak Mama..."
Hehehe..
Rabu, 07 Juli 2010
Minggu, 28 Maret 2010
Tidak Berdua
Kakak sudah belajar berhitung sampai 20. Anak yang lain mungkin sudah sampai 100... Tapi Mamanya tidak mau maksa, biarlah sambil jalan saja, sedikit demi sedikit...
Dia juga kami ajari hitung-hitungan yang sering ditemui di keseharian. Misal kalau kita ada 4 orang dia sudah bisa mengatakan : "Kita berEMPAT sedang makan..."
Tadi siang Kakak menunggu Om Anto yang katanya akan datang ambil tekwan dengan Embah Kakung. Kakak sudah bilang : "Nanti Embah datang berDUA sama Om."
Begitu terdengar ada tamu, Kakak langsung mengecek, dan tiba-tiba lari balik ke kamar.
K : "Ma, Embah tidak datang berdua loh..."
M : "Embah emang sama siapa saja?" (kirain lebih dari dua orang gitu...)
K : "Enggak, Embah datang berSATU...!" (hehehe)
Sepeda Baru
Kakak kadang suka menunjukkan ke orang lain setiap memiliki barang-barang baru. Setiap punya mainan baru pasti caper, bahkan sebelum dibelikan pun sudah woro-woro. Ini muncul semenjak dia sekolah (looohh...!). Salah satu sisi negatif menyekolahkan saat masih amat dini, sang anak gampang sekali copy paste perilaku anak lain, baik yang positif maupun negatif.
Seperti waktu kami membeli sepeda baru, kakak sudah diwanti-wanti agar "jangan bilang ke orang-orang ya Kak... nggak bagus..itu namanya pamer...". Kakak hanya mengangguk.
Sore, saat Kakak ketemu Bude Dian, Kakak tidak ada suara nya soal sepeda. Biasanya langsung teriak : "Bude, sepedaku baru doonkkk!!" (bangga mode on). Hemm... Kakak nurut nih....(Yess!).
Tiba-tiba...
K : "Bude, punya ban nggak?"
B : "Nggak, emang kenapa?"
K : "Nanti kalau ban sepeda baruku copot, aku pinjem ban Bude ya...!" (nah looo, ban sepeda mo diganti ban Livina tah?)
Kakak lanjut...
K : "Bude punya pompa ban?"
B : "Enggak..."
K : "Nanti kalau ban sepeda baruku bocor, aku mau pinjem pompanya..." (hemmmm)
M : ???!!!
Brokus Coklat Duo
Masih belum bosan dengan Brokus daripada bropang yang bener-bener bantat (ndeso!). Kali ini spesial request dari Mamanya Mas Rizky (Jeng Rina) yang pengen belajar buat cake kukus, pokoke anti oven hehe. OK lah, brokus coklat saja.
Mas Rizky ini usianya sepantaran dengan Alel, lebih tua 3 bulan tepatnya. Berhubung kita keturunan Jawa, jadi garis keluarga yang lebih tua ya kita tuakan, meski usianya jauh di bawah. Jeng Rina ini sebenernya masih imut -baik postur maupun usia- dibanding aku. Alel seharusnya memanggil dia dengan sebutan Bude, tapi Alel protes, "Bude kok kecil!", akhirnya dia manggil Jeng Rina dengan Mbak, dan manggil Mas Rizky (anak Jeng Rina) dengan Mas... Yo wis lah... Nah, kalau manggil Putut (Adiknya Jeng Rina), malah Alel mau manggil Om... Yo wis... (lagi).
Yang namanya anak-anak, awal ketemu mereka berpelukan.... maksimal 30 menit akur-nya... selanjutnya berebut. Apa saja yang dipegang salah satu, yang lain pengen...begituuuu terusss sampai jelang mereka pamit.
Kita buat brokus hanya dua loyang karena keterbatasan bahan. Rencana awal satu diberi topping sprinkle, satu chocochips. Tapi takut si duo itu rebutan, akhirnya toppingnya dibuat kembar, separo sprinkle, separo chochochips heheh...
Hm... enak....empuk... aku hanya makan satu slice, sisanya nggak tahu siapa yang habisin... (satu slice tapi yang gede hahah).
Resep komplitnya disini yah.
Sabtu, 27 Maret 2010
Asinan ala Kakak
Kamis sore jelang Magrib...
K : "Ma... Aku nanti malam mau asinan ya?"
M : "Asinan..? Sayur apa buah?" (Pernah sih buat asinan buah.. tapi boro2 kakak makan, liat warna merah kuah nya saja Kakak takut pedesnya..!)
K : "Enggak... asinan yang di masjid..."
M : "Asinan apaan tuh, buah apa sayuran isinya?"
K : "Hih.. makanya Mama sering ke masjid donk..biar tahu asinan..! (sewot mode on)
M : ???!!!
M : "Kalau perempuan sholatnya di rumah aja Kak" (ngeles yang bener)
K : "Loohh... ibuk2 juga banyak kok yang sholat di masjid..."
M : "Iya iya..." (nyerah aja lah)
Pas Magrib tiba, Kakak dijemput Mas Ridwan
R : "Bude, nanti Alel boleh nggak ikut yasinan di Masjid...?"
Ealahh... yasinan tohh....
Mas Ridwan ini manggil Mama Bude, meski sudah dibilangin Bulik apa Tante saja... tapi teteuup ndak mau... ya wis lahh terima nasib... meski umurku jauuhh dibawah ibunya Mas Ridwan..
K : "Ma... Aku nanti malam mau asinan ya?"
M : "Asinan..? Sayur apa buah?" (Pernah sih buat asinan buah.. tapi boro2 kakak makan, liat warna merah kuah nya saja Kakak takut pedesnya..!)
K : "Enggak... asinan yang di masjid..."
M : "Asinan apaan tuh, buah apa sayuran isinya?"
K : "Hih.. makanya Mama sering ke masjid donk..biar tahu asinan..! (sewot mode on)
M : ???!!!
M : "Kalau perempuan sholatnya di rumah aja Kak" (ngeles yang bener)
K : "Loohh... ibuk2 juga banyak kok yang sholat di masjid..."
M : "Iya iya..." (nyerah aja lah)
Pas Magrib tiba, Kakak dijemput Mas Ridwan
R : "Bude, nanti Alel boleh nggak ikut yasinan di Masjid...?"
Ealahh... yasinan tohh....
Mas Ridwan ini manggil Mama Bude, meski sudah dibilangin Bulik apa Tante saja... tapi teteuup ndak mau... ya wis lahh terima nasib... meski umurku jauuhh dibawah ibunya Mas Ridwan..
Langganan:
Postingan (Atom)